Bedanya Asuransi Murni Proteksi dengan Investasi
Dec 22nd, 2008 | By Afrianti Takaful | Category: Blog, takaful keluargaAda calon nasabah bertanya pada saya “apa bedanya asuransi yang hanya murni proteksi (Asuransi Tradional) dengan yang didalamnya ada unsur investasi yang berupa unit link?”…..
Disini saya akan membahas sedikit mengenai asuransi jiwa yang murni proteksi (Asuransi Tradisional)
- Setiap Resiko yang terjadi sesuai dengan isi perjanjian dalam polis, maka peserta asuransi akan menerima manfaatnya.
- Pembayaran premi sesuai dengan manfaat yang diambil.
- Pembayaran premi sesuai dengan masa asuransi berlaku dan jika terjadi resiko dengan nasabah, maka akan disesuaikan dengan isi perjanjian polis.
Untuk Asuransi yang ada unsur investasinya
- Premi yang dibayarkan sesuai dengan tingkat kemampuan nasabah.
- Jika mengambil rider tambahan seperti asuransi jiwa atau asuransi kesehatannya, maka preminya akan terkurangi untuk membayar rider tambahan tersebut yang sudah jelas akan mengurangi hasil investasi. Semakin banyak rider tambahan diambil, maka akan semakin besar pula premi yang akan dibayarkan untuk manfaat pertanggungan itu.
Di Asuransi Takaful ada 2 model bentuk asuransi, ada yang bentuknya murni proteksi seperti fulnadi (Asuransi Dana Pendidikan), takaful falah (Asuransi jiwa plus)dan lain sebagainya. Ada juga yang bentuknya unit link seperti Takafulink istiqomah, mizan ataupun Alia.
DalamĀ Asuransi Pendidikan di Asuransi syari’ah Takaful, saya menyarankan pada setiap calon nasabah yang belum memiliki asuransi pendidikan tradisional maka kita menyarankan untuk mengambil Fulnadi, kenapa? Karena Fulnadi merupakan asuransi yang menjamin resiko sesuai perjanjian jika nasabah tersebut mengalami musibah, baik kepada peserta asuransi ataupun anak sebagai penerima dana pendidikannnya. Begitu pula jika calon nasabah belum mempunyai asuransi jiwa, kita sarankan mengambil asuransi yang murni proteksi seprti falah.
Untuk berinvestasi saya sarankan nasabah mengambil takafulink tanpa harus menambah rider tambahan, karena ini akan mempengaruhi hasil investasi, kecuali tambahan asuransi jiwa yang sudah ada di produk tersebut.
Untuk Para calon nasabah, saya menyarankan untuk mempelajari dengan teliti dulu setiap asuransi yang akan diambil. Apakah asuransi tersebut benar-benar dibutuhkan atau tidak?
Semoga Bermanfaat…
Reply
afrianti takaful Reply:
December 22nd, 2008 at 5:41 pm
Reply
Reply
afrianti takaful Reply:
December 22nd, 2008 at 5:39 pm
Reply
Reply
afrianti takaful Reply:
December 31st, 2008 at 7:07 pm
Reply
Reply
salam kenal
Reply
Reply
mbak, produk asuransi apa ya yang cocok dengan kantong mahasiswa?
produk asuransi ya yang menerapkan akad mudharabah musytarakah?
terima kasih atas jawabannya
Reply
Reply
Reply
Reply
Tapi nggak jadi ikut karena beberapa hal.
Memang benar, asuransi itu ada banyak macamnya. Jadi harus jeli dalam
memilih jenis asuransi yang dibutuhkan jika ingin ikut.
Reply
Reply
heheheh……………
Reply
Reply
Reply
Reply
Reply
wah menarik juga ya asuransi itu, investasi memang gak boleh berhenti
tx mbak
Reply
menurut saya jgn beli asuransi+investasi secara barengan karena jatuhnya rugi mendingan beli yang pure asuransi saya sempet baca blog tentang beli asuransi+investasi terpisah hasilnya lebih optimal dibanding dengan kita beli asuransi yang unit link,hehehe, saya tertarik dengan takaful falah boleh minta ilustrasi dan dikirim ke email saya. Umur saya 25 tahun
Jazakumulloh Khairin Khatsiron
Wassalammualaikum Wr Wb
Reply
oya themesnya sama punyaku ya mbak? gak papa kan tapi tabnya beda
jidat´s last blog ..Helena My Chemical Romance
Reply
Reply
Memang lebih menguntungkan pilih asuransi tersendiri terpisah antara proteksi dengan investasi. Kalo mau invstasi lebih baik tersendiri ambil reksadana, lebih besar marginnya. jangan dicampur-2 ama asuransi. tx
jojo´s last blog ..Threadless Tshirt Giveaway at jaypeeonline.net
Reply
berapakah premi thnan yg wajar utk uang pertanggungan spt contoh diatas misal 1 milyar rupiah, krn spt yg telah kita ketahui nasabah hrs memilih asuransi dgn benefit yg sama dan kl bisa lebih murah knp hrs mbayar yg lbh mahal. mohoh bantuan dan penjelasannya.
Reply